<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Yogyakarta-Parakan Tour</title>
	<atom:link href="http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/</link>
	<description>Preservation, Education&#38;Research, Learning&#38;Exploration, Railfaning</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Nov 2011 02:46:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: mochamad ch</title>
		<link>http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/comment-page-1/#comment-32802</link>
		<dc:creator>mochamad ch</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 02:32:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.irps.or.id/?p=96#comment-32802</guid>
		<description>sayang sekali station2 nya tidak terurus....... padahal itu kan bukti sejarah perjalanan kereta api di indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sayang sekali station2 nya tidak terurus&#8230;&#8230;. padahal itu kan bukti sejarah perjalanan kereta api di indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: duanty</title>
		<link>http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/comment-page-1/#comment-24761</link>
		<dc:creator>duanty</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 07:50:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.irps.or.id/?p=96#comment-24761</guid>
		<description>mungkin bisa membagi info soal pendiri stasiun parakan
kenapa berhenti di parakan?
kenapa memilih parakan dengan kontur tanah berbukit??
dulu untuk mengangkut apa dari dan ke parakan??
terimakasih...


&lt;blockquote&gt;
Stasiun Parakan didirikan bersamaan dengan pembangunan jalur simpang dari Secang-Temanggung-Parakan. Pembangunan jalur ini selesai secara bertahap. Jalur Secang-Temanggung selesai pada tanggal 03 Januari 1907 sedangkan Temanggung-Parakan selesai pada tanggal 01 Juli 1907. Tadinya jalur ini akan disambungkan dengan jalur Purwokerto-Wonosobo tetapi karena Topografi yang berupa pegunungan dan terdapat dua Gunung yang berdekatan yaitu G. Sindoro dan G. Sumbing, maka Belanda pada waktu itu tidak jadi menghubungkan kedua jalur tersebut. Baik Parakan dan Kota Temanggung sendiri menghasilkan rempah-rempah dan hasil bumi seperti sayuran, tembakau dan lain-lain.
&lt;/blockquote&gt;

 
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin bisa membagi info soal pendiri stasiun parakan<br />
kenapa berhenti di parakan?<br />
kenapa memilih parakan dengan kontur tanah berbukit??<br />
dulu untuk mengangkut apa dari dan ke parakan??<br />
terimakasih&#8230;</p>
<blockquote><p>
Stasiun Parakan didirikan bersamaan dengan pembangunan jalur simpang dari Secang-Temanggung-Parakan. Pembangunan jalur ini selesai secara bertahap. Jalur Secang-Temanggung selesai pada tanggal 03 Januari 1907 sedangkan Temanggung-Parakan selesai pada tanggal 01 Juli 1907. Tadinya jalur ini akan disambungkan dengan jalur Purwokerto-Wonosobo tetapi karena Topografi yang berupa pegunungan dan terdapat dua Gunung yang berdekatan yaitu G. Sindoro dan G. Sumbing, maka Belanda pada waktu itu tidak jadi menghubungkan kedua jalur tersebut. Baik Parakan dan Kota Temanggung sendiri menghasilkan rempah-rempah dan hasil bumi seperti sayuran, tembakau dan lain-lain.
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lusnando</title>
		<link>http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/comment-page-1/#comment-24011</link>
		<dc:creator>Lusnando</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 04:29:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.irps.or.id/?p=96#comment-24011</guid>
		<description>Yang saya tahu rencana Bapak SBY dan kabinetnya akan menghidupkan jalur mati kereta api Ambarawa - Tuntang - Bringin - Kedungjati, Ambarawa - Secang - Magelang - Temanggung - Parakan - Yogyakarta untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, dan polusi udara. Hidup PT. KAI..!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang saya tahu rencana Bapak SBY dan kabinetnya akan menghidupkan jalur mati kereta api Ambarawa &#8211; Tuntang &#8211; Bringin &#8211; Kedungjati, Ambarawa &#8211; Secang &#8211; Magelang &#8211; Temanggung &#8211; Parakan &#8211; Yogyakarta untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, dan polusi udara. Hidup PT. KAI..!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kikim,blabak</title>
		<link>http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/comment-page-1/#comment-20732</link>
		<dc:creator>kikim,blabak</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 11:21:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.irps.or.id/?p=96#comment-20732</guid>
		<description>kayaknya  stasiun yg diblabak bakalan gak ada...soale ada pelebaran jalan..bulan ini,,semoga aj...tidak ikut kegusur...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayaknya  stasiun yg diblabak bakalan gak ada&#8230;soale ada pelebaran jalan..bulan ini,,semoga aj&#8230;tidak ikut kegusur&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pak henk</title>
		<link>http://www.irps.or.id/yogyakarta-palbapang-parakan-tour/comment-page-1/#comment-20463</link>
		<dc:creator>pak henk</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 10:21:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.irps.or.id/?p=96#comment-20463</guid>
		<description>mantap bro.... kangen... stasiun medari dulunya kosong tuuh... -yg ku ingat-  n masih banyak rel.. rumah depan stasiun dulu gak ada.. apa dah dijual PERUMKA yaa... dr sisi kamera sejauh 100 m lg rel lewat tengah sawah dibuat lebih tinggi --ada gundukan tanah setinggi 2m meter --- skrg dah rata sama sawah, rel nya gak ada ---kiloin kali yaa-- tinggal terowongannya --- jadi kaya gawang di tengah sawah, itu 2th yg lalu ---- kira2 sekarang masih ada gak ya... insyaAllah klo mudik pengen foto...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mantap bro&#8230;. kangen&#8230; stasiun medari dulunya kosong tuuh&#8230; -yg ku ingat-  n masih banyak rel.. rumah depan stasiun dulu gak ada.. apa dah dijual PERUMKA yaa&#8230; dr sisi kamera sejauh 100 m lg rel lewat tengah sawah dibuat lebih tinggi &#8211;ada gundukan tanah setinggi 2m meter &#8212; skrg dah rata sama sawah, rel nya gak ada &#8212;kiloin kali yaa&#8211; tinggal terowongannya &#8212; jadi kaya gawang di tengah sawah, itu 2th yg lalu &#8212;- kira2 sekarang masih ada gak ya&#8230; insyaAllah klo mudik pengen foto&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

